Subscribe Via Email (Do Not Edit Here!)








Minggu, 23 Maret 2014

Menghapus debu

Hai! lama tak jumpa ya! mohon maaf apabila sudah lama tidak posting di blog ini, yah, karena sebagai mahasiswa saya dituntut mempunyai jam yang ketat penuh kegiatan. Untuk itu postingan kali ini berusaha untuk membersihkan blog ini dari debu karena saya tinggal hampir sebulan.

Bukan mau sombong atau pamer, tapi saya jadi jarang posting karena memang banyak kegiatan dan project kok. Selain memang kewajiban mahasiswa yaitu tugas, saya diberi project untuk ikut lomba Penulisan karya ilmiah (Proyek Kreatif Mahasiswa) yang diadakan DIKTI (Direktorat Perguruan Tinggi) serta saya pun ada project shooting film pertama saya. Untuk film, saya bukanlah seorang aktor ataupun yang berperan besar di film. Saya hanyalah seorang soundman di project ini. Project ini pun adalah project iseng-iseng UKM film kampus saya. Para senior bilang, sudah sepantasnya yang junior dilibatkan dalam proses produksi agar mengetahui asam garam yang dihadapi oleh para sineas. Dan benar saja, untuk mematangkan konsep cerita, mencari tempat, memilih alat dengan biaya seadanya, Membuat property, mencari talent yang tepat, mengusahakan waktu, mencari soundtrack yang tepat, bahkan secara teknis seperti pengambilan gambar dan suara itu adalah hal yang tidak mudah. Oleh karena itu, saya benar-benar terbuka matanya selama proses produksi ini. Untuk ukuran film sederhana dengan biaya kecil saja persiapan dan eksekusi nya dipikirkan secara matang dan benar-benar merepotkan. Bayangkan dengan para sineas yang menciptakan film skala besar? Berapa biaya yang ia butuhkan? Kesulitan seperti apa yang ia hadapi? Bagaimana caranya menciptakan kualitas dalam film nya, baik segi cerita, gambar bahkan suara? Karena banyaknya kesulitan dalam produksi film itulah saya berusaha untuk lebih menghargai karya para sineas. Stop pembajakan, mungkin ini terdengar membosankan, tapi tolong pikirkan sekali lagi bagaimana para sineas membutuhkan waktu yang lama, pemikiran yang matang dan segala tetek-bengek untuk menciptakan karya yang berkualitas. Maka, mulai sekarang hargai karya para sineas ya! Saya percaya semua orang mampu berkarya
{ Read More }


IconIconIconFollow Me on Pinterest

Blogger news

Blogroll

What's Hot