Postingan pagi ini dimulai dari saya yang kebetulan hari jumat memang jadwal krs saya liburkan, sehingga jumat saya memang tidak ada kegiatan. Karena mumpung tidak ada kegiatan, saya bisa bangun sedikit siang dan waktu pagi bisa digunakan untuk berenang. (Baca Postingan saya sebelumnya karena kuliah saya pagi smua). Biasanya, Yoseph, teman kos saya yang paling rajin untuk diajak fitness dan renang. Oleh karena itu dia akan bangun dan membangunkan banyak orang yang sudah berencana untuk fitness dan renang. Pagi ini saya bangun sedikit siang dan malas, bahkan lebih memilih untuk dibangunkan yoseph saja.
Tapi saya dibangunkan oleh nada panggilan masuk dari ponsel saya. Papa saya telepon menanyakan bagaimana kabar saya. Bagaimana kos saya. Bagaimana hujan abu nya. Karena saat itu saya baru saja bangun dan kamar kos saya tertutup, saya bilang smuanya baik-baik saja. Tadi malam pun tidak ada hal yang aneh kata saya ( Ya memang lha wong udah tidur). Panggilan diakhiri, karena penasaran, saya keluar kamar.
Ternyata semua kata papa saya benar. Hujan abu dimana-mana. Kamar kos saya langsung berhadapan dengan tempat jemuran yang itu berarti ruang terbuka untuk menjemur. Semuanya berwarna abu-abu. Anak kos sibuk masing-masing. Ada yang bersih-bersih, ada yang foto, ada yang memantau berita. Mereka seakan antusias saat tahu saya sudah bangun dan menceritakan kronologisnya. Memang menyenangkan apabila hidup di kos yang orangnya supel semua.
Yoseph? Oh ya dia masih belum bangun sampai postingan ini dituliskan. Tadi malam saya sendiri yang tahu kalau dia masih mengerjakan tugas dan dia memang niat lembur (anak arsitek). Jadi kalau saya menunggu untuk dibangunkan dia pun percuma.
Itu ada sedikit foto yang menggambarkan pemandangan kos saya pagi ini, langsung dari kamera digital bang nanda. Bahkan mas ricky menceritakan kalau hujan abu sudah berlangsung sejak jam 4 pagi (Bangun untuk sholat subuh dia) yang itu berarti sebelum jam 4 sudah terjadi hujan abu.
Mari kita semua tundukkan kepala dan berdoa atas bencana yang sudah terjadi ini. Mari buka mata hati dan telinga serta bertobat atas semua kesalahan dan dosa kita. Untuk bencana yang terjadi berturut-turut, masihkah tetap berkeras hati dan kepala?
Nb : Hari ini valentine, memang tidak ada rencana untuk pergi keluar kos bahkan berencana untuk berdiam diri di kos, yah setidaknya saya juga tidak rugi. Oh ya, saya memang jomblo tapi saya tidak berdoa yang buruk-buruk dan jelek apalagi mengutuk hari (yang katanya) penuh kasih sayang



Tidak ada komentar:
Posting Komentar